Nyerat Aksara Jawa Ten LibreOffice

Tags

,

Nyerat aksara Jawa ten LibreOffice saget ngginaaken SCIM atawin Unicode. Tata cara nyerat aksara Jawa ten komputer Linux saget kawaos ten mriki. Sakmeniko kawulo bade ngaturaken tata cara nyerat aksara Jawa ngginaaken LibreOffice ingkang kapasang wonten ing komputer Windows.

  1. undoh paket font Tuladha Jejeg sangking aksaradinusantara.com
  2. Ekstrak
  3. Pasang font TuladhaJejeg_gr.TTF
  4. Pasang JavaneseKeyb.exe
  5. klik gambar keyboard wonten ing sisih tengen-ngandap layar keybord
  6. pilih Javanese Unicode
  7. buka LibreOffice 
  8. pilih font Tuladha Jejeg
  9. kagem nyerat saget ndereaken panduaningkang sampun kaunduh sareng kalian font Tuladha Jejeg.

panduan cepat

Nyerat Aksara Jawa Ngagem Komputer BlankOn Linux XI Uluwatu

Tags

, , , ,

Komputer ingkang dipun isi sistem operasi BlankOn Linux XI sampun dipun lengkapi mawi alat kagem nyerat Aksara-aksara Nusantara ( Jawa, Bali, Batak Toba, Bugis, Rejang saha Sunda).

Kagem nyerat aksara Nusantara, kita saget angginaaken alat SICM kanthi cara;

  1. ngunduh font aksara Jawa sangking web aksaradinusantara.com
  2. pasang aksara nusantara ingkang sampun dipun unduh (misalipun font Tuladah Jejeg atawin New Kramawirya)
  3. klik gambar papan ketik (keyboard) wonten ing bagian nginggil sisih tengen ayar
  4. pilih Indonesian – Jawa
  5. buka aplikasi kagem nyerat kados LibreOffice, gedit, Inkscape, Gimp atawin sanesipun
  6. monggo dipun cubi nyerat kanthi nutul tombol-tombol papan ketik;

hncrk

aksara jawa.PNG

Pangemut;

  • Bilih menawi tombol papan ketik (keyboard) dipun tutul wonten ing huruf mati (k, kh, g, gh, ng, c, j, jh, ny, tt, nn, t, th, d, dh, n, p, ph, b, bh, m, y, r, l, w, sh, s, h, z, f, v, dz) bade katulis kalian Pangkon.
    Tuladha:

k jawa

  • Pangkon meniko bade kagantos kalian sandangan menawi sakbakdanipun ntutul huruf mati dipun lanjenganken mawi ntutul huruf swara (a, i, u, e (taling), ae (pepet), o (tolong/o Sunda), r (cakra), y(pengkal) lan liya-liyane).
    Tuladha:

kak jawa.PNG

  • Aksara nglegena bade kagantos dados aksara Pasangan menawi dumawah saksampunipun  aksara mati.
    Tuladha:

ras jawa

  • Ananging nyerat aksara Jawa mawi cara meniko tasih wonten kekiranganipun ing antawisipun mboten saget nyerat;
    1. taling-tarung
    2. wignyan
    3. layar
    4. cecak

Mugi-mugi sistem operasi BlankOn versi ngajeng (Verbeek) sampun saget kagem nyerat aksara Jawa kanthi langkung sempurna. Amin.

اَوْلَيْهْ اَوْلَيْهْ ڮٓنَاْوْمْ سَمِّتْ اَسِيَا

مٓنِيْكَا اِيْڠْڮِيْهْ سٓتُڠْڮَلْ سَڠْكِيْڠْ ڤِيْتٓنْ

ڤِنْتٓنْ اَوْلَيْهْ  اَوْلَيْهْ

سَڠْكِيْڠْ اَدِيْ  چَارَا ڮٓنَاْوْمْ سَمِّتْ اَسِيَا وَوْنْتٓنْ اِيْڠْ كُوْطَا ڮٓرٓسِيْكْ

ڤوجي شوكور كاڮٓم ڮوستي ڤٓڠيران ﷲ سبحنه وتعلي

ساْلجٓڠ ايڤون بادي ديڤون رانچاڠ كَيْبَوْرْدْ كاڮٓم ۑٓرات اكسارا جاوا اتوين ها نا چا را كا

ماتور سمباه نوون ساڠٓت كاتور ڤاك افتيان

جزاكم ﷲ خيرا كثيراً

 

Faiq dan GNOME Asia Summit di Gresik yang Super Asyik

sponsored-by-foundation

Ini adalah pengalaman pertama saya di forum GNOME summit. Ini juga pengalaman pertama saya di Asia Summit. Saya hanya bagian kecil dari acara tingkat Asia ini.

Gnome Asia Summit ini merupakan salah satu konferensi tahunan GNOME untuk kawasan Asia. Acara ini berfokus pada desktop GNOME serta aplikasi dan alat pengembangan platform. Konferensi ini akan mempertemukan komunitas GNOME di Asia untuk menyediakan forum bagi pengguna, pengembang, pemimpin yayasan, pemerintah, dan pemilik bisnis untuk membahas teknologi saat ini dan perkembangan di masa depan.

Gnome Asia Summit 2019 diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Gresik pada tanggal 12 — 13 Oktober 2019. Tapi pada tanggal 11 sudah diawali dengan acara workshop penerjemahan dan pada tanggal 14 Oktober ada acara city tour. Pokonya super asyik, dech.

Sebelumnya saya mencoba ikut mengajukan usulan sebagai speaker pada sesi Light Talk. Sengaja saya ambil sesi yang paling singkat agar kemungkinan diterimanya lebih besar. Rencananya sih mau mengajukan usulan juga untuk sesi workshop juga, tapi tidak kesampaian.

Saya mulai galau, ketika baca email dari panitia yang memberitahu bahwa saya diterima sebagai salah satu speaker sesi Light Talk.

Berbagai pertanyaan muncul di kepalaku; bagaimana caranya menyampaikan presentasi hanya dalam waktu 5 menit? Bagian mana yang lebih penting untuk disampaikan? Ini kan acara tingkat Asia, bagaimana kalau panitia mewajibkan presentasi dalam bahasa Inggris? Berangkat ke lokasi naik apa? Nginap di mana? Butuh uang berapa? Berangkat sendiri atau sama keluarga?….

Awalnya saya berencana berangkat ke lokasi acara, Gresik, naik bus Jepara — Surabaya Jumat pagi, 11 Oktober 2029. Tapi pagi itu saya harus kuliah dulu di Unisnu karena dapat tugas maju presentasi. Siangnya ada jadwal kuliah juga, tapi saya tidak berangkat. Siang itu, saya putuskan harus selesai membuat slide untuk presentasi.

Alhamdulillah panitia sudah menyediakan berkas template LibreOffice Impress. Jadi, saya tinggal memilih beberapa slide yang saya sukai dan menyunting tulisannya. Beberapakali saya memanfaatkan Google Translate untuk menyusun presentasi bahasa Inggris ini.

Berkas presentasi sudah jadi dan langsung saya kirim ke teman-teman agar dapat komentar dan koreksi bila ada yang salah terutama tata bahasanya.

Menurut teman-teman presentasiku kurang sesuai dengan judulnya; Open Source and Education on Indonesia.

Ya, semula, sesuai usulan yang saya ajukan, saya akan menyampaikan tentang beberapa kesimpulan saya tentang beberapa ironi penggunaan sistem operasi dan aplikasi komputer dalam dunia pendidikan di Indonesia.

Menurut saya sistem operasi dan aplikasi berbayar lebih populer dan dominan di dunia pendidikan Indonesia dari pada yang open source. Hal ini mungkin karena yang berbayar sering didistribusikan dan digunakan seperti yang open source. Banyak yang bisa mendapatkan dan menggunakan Windows dan Ms Office tanpa repot membeli lisensinya.

Tapi itu mungkin hanya asumsi saya. Saya belum pernah melakukan penelitian ilmiah tentang itu. Maka saya ragu untuk menyampaikannya di GNOME Summit Asia.

Maka saya siasati menjadi materi curhat. Menurut saya, ini lebih aman dan lebih gampang. He he he.

Saat mendaftar sebagai speaker saya tulis:

Most Indonesian educators use and know proprietary OS and aplications better than open source one. For example; Windows, Ms Office, Corel Draw, Adobe Photo Shop, and Camtasia more populer than LibreOffice, Inkscape, Gimp, and OpenShot even though some open source aplication is multiplatform aplication.

Unfortunately the stakeholders less serious at these problems. The IGOS and Edusantara programs was already unsustainable. These are the irony of education at Indonesia.

Dan saat presentasi saya curhat bahwa saya sebagai bagian kecil dari dunia pendidikan yang menggunakan open source merasa sendirian, terasing, dan kurang perhatian dan pemerintah.

So, i need you

Kalimat itu yang bisa saya sampaikan untuk menunjukkan bahwa komunitas aplikasi open source harus lebih kompak dan saling berbagi sehingga para pengguna aplikasi open source tidak lagi merasa sendiri, terasing dan kurang perhatian.

Ternyata saya tidak sendiri.

faiq

Saya presentasi pada hari Sabtu sore. Dan malamnya ada pesan dari Franklin Weng lewat grup di Telegram:

“To Faiq Aminuddin (who gave lightning talk about open source and education in Indonesia), please contact with me if you would like to. Here we’ve done it for more than 10 years in Taiwan and I can share some experiences with you. Anyone who is interested in this topic can contact with me anytime too.”

Saya menanggapinya lewat jalur pribadi:

Most Indonesian educators use and know proprietary OS and aplications better than open source one. For example; Windows, Ms Office, Corel Draw, Adobe Photo Shop, and Camtasia more populer than LibreOffice, Inkscape, Gimp, and OpenShot even though some open source aplication is multiplatform aplication.

Unfortunately the stakeholders less serious at these problems. The IGOS and Edusantara programs was already unsustainable. These are the irony of education at Indonesia.

I am just a small part of the Indonesian education world. I am a teacher servant at MTs Irsyaduth Thullab in Tedunan village, Wedung, Demak, Central Java.

I am very comfortable using the BlankOn Linux operating system since version 7. Now BlankOn Linux is XI version.
There was little problems with the printer. Now the printer business is smoother. Now one of my problem is cannot sharing files between Linux and Windows easily/instanly.

Linux in the world of education is still a minority. Teachers are still more comfortable using Wind*ws that are already installed when buying a computer. If there is a computer that needs to be re-installed in my school, so I install a BlankOn/Linux, But sometimes we also replace BlankOn with Windows again.

However, almost all computers in my school are installed by LibreOffice. Some teachers also use LibreOffice Draw instead of Corel Draw. On some computers we also install Inkscape and Gimp.

I feel a lot of properitary software is treated like open source, (used without the hassle of buying a license).

Sometimes even using open source software is considered a troublesome step. I heard this opinion when looking for a guide to using Linux for UNBK (based computer final Exam). Government’s support for Linux users is not as complete as support for Windows users.

Fortunately, there are still communities that independently develop open source software for UNBK. We really hope the Indonesian open source community is getting bigger and more compact.

Berikut tanggapan beliau:

Hi Faiq, sorry not be able to reply as soon as possible.
The problems you said above are *exactly* the same in Taiwan. Although we have already promoted FOSS in schools for more than 10 years, the majority is still Windows with a lot of proprietary software.

But we have never given up. And gradually we could occasionally see some young people who have ever heard of ezgo (ezgo in Taiwan is just like BlankOn in Indonesia). So first I’d like to tell you, you’re not alone. Don’t need to feel alone or lonely. We all know the value of FOSS in education and we keep going on the path.

Then, in our tactics, we won’t try to negate the fact that they’re using pirated proprietary software. Instead, we try another way: we find many good FOSS for education, such as GCompris and Ktuberling for young, young kids, anki for vocabulary learning, Stellarium for astronomy, KmPlot and Geogebra for mathmatics, Kalzium for chemistry, … etc. We collected it in our ezgo system (you can collect them in your BlankOn too) and encourages teachers to use these software to furfill their teachings, also to let students explore themselves.

Besides FOSS, we also find very good public domain resources like PhET (https://phet.colorado.edu/), which provides many good animation simulations covering math, physics, chemistry, earth science, and biology. Now I keep maintaining the traditional Chinese translation of PhET. You can try it and introduce appropriate simulations to students and teachers.

We use new materials in our ezgo system and don’t specify it’s Linux and KDE desktop. We just tell users to try and use these software (of course including Gimp/Inkscape/Krita/Blender/…)

These years actually many parents (not teachers) appreciate ezgo very much because they think these software/games/simulations are good to their children.

We also have introduced the concept of ezgo to Ahmad Haris and the BlankOn team in around 2015. You can talk to Haris or Iwan for this too.
Don’t give up or feel depressive. You’re not alone. Let’s go together.

Mendapat Banyak Oleh-oleh

Pada hari pertama, Sabtu pagi saya sempat mengikuti beberapa sesi sebagai peserta; Sesinya pak Andika, pak Aftian, dan sesinya pak Iwan.

Saya sangat tertarik dengan sesinya pak Aftian. Beliau menyampaikan cara menata agar perangkat komputer GNOME dapat digunakan menulis pegon. Sesi pak Aftian ini ditindaklanjuti ide tersebut. Semoga lancar. Dan saya juga sangat agar penulisan aksara jawa (Hanacaraka) di GNOME bisa segera disempurnakan.

Selain mengikuti acara GNOME Asia Summit, saya sengaja menginap di tempat Bang Gofur. Teman saya yang satu ini sangat baik sekali. Beliau juga ahli komputer. Saya banyak belajar dari beliau. Beliau jugalah yang menjemput dan mengantar saya. Semoga Allah memberinya balasan yang lebih baik. Amin.

Sengaja beberapa souvenir dari acara GNOME Asia Summit saya tinggal di kamar tempat saya numpang menginap. Semoga bermanfaat.

Pokoke ikut GNOME Asia Summit asyik banget. Sure.
Semoga pada kesempatan berikutnya dapat lebih berkontribusi lagi.

 

PELATIHAN MENULIS UNTUK PERDAMAIAN BERSAMA LUTHFI JW

PELATIHAN MENULIS UNTUK PERDAMAIAN

Gratis

Sebagian besar generasi muda saat ini lebih sering bergaul dan berguru kepada media sosial. Tiada hari tanpa medsos. Hal ini menyebabkan :

  • Bahasa, tutur kata dan pola komunikasi generasi muda saat ini cenderung pendek, menusuk dan kasar
  • Media Sosial cenderung menjadi ajang perang kata- kata, urat syaraf, dan hoax
  • Kualitas literasi generasi muda rendah
  • Perdamaian dan rasa damai terkikis.

Disebabkan oleh hal-hal di atas maka kami, MTs Irsyaduth Thullab Tedunan, Wedung, Demak bekerjasama Yayasan Penulis Jenius Indonesia dan Komunitas Penulis Kreatif menyelenggarakan Program Literasi Nasional dengan nama “Gerakan Nasional WRITING FOR PEACE (Menulis untuk Perdamaian )” dengan tema “Membangun Generasi Muda yang Intelek, kreatif dan Bermartabat untuk Indonesia Damai”.

Hari, tanggal : Jum’at, 24 Maret 2017
Waktu : Pukul 13.30 — 16.30 WIB
Tempat : MTs Irsyaduth Thullab Tedunan, Wedung, Demak

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dari tour 99 kota di Indonesia dengan target 999 Lembaga Pendidikan termasuk Pondok Pesantren yang dimulai taggal 11 Maret 2017 sampai dengan 11 Mei 2018 dengan target 200 peserta/lembaga pendidikan. Target utama peserta adalam siswa SMP/MTs, SMA/MA/SMK, Pondok Pesantren dan Perguruan Tinggi (usia 12 Tahun s/d 20 Tahun).

Pendaftaran Peserta (Gratis)

WA/SMS 081325958066

Materi Pelatihan;

Materi pelatihan ini meliputi Pelatihan Menulis Kreatif, Konsep dan rasa cinta damai, Penerbitan buku dan media pesan perdamaian dari generasi muda, serta
Pengkaderan Agen perdamaian di 99 kota.

Adapun susunan materi pelatihan untuk membuat generasi muda berani dan bisa menulis adalah:

  • Prinsip – prinsip dasar menulis
  • Menghancurkan hambatan menulis
  • Efek menulis terhadap pikiran
  • Menggali sumber inspirasi dan tulisan
  • Tips praktis memulai dan mengembangkan tulisan
  • Merangkai ide menjadi tulisan yang menarik
  • Diksi analogi dan metafora
  • Jurus jitu mengembangkan dan melezatkan paragraf
  • Sekilas tentang industri Penulisan dan buku
    Pelatihan ini menggunakan metode 30 % teori dan 70 % praktek.

Pelatihan ini bertujuan:

  • Meningkatkan minat generasi muda untuk menulis dan kreatif
  • Meningkatkan kualitas bahasa, tutur kata dan komunikasi, budi pekerti dan literasi generasi muda
  • Mendeteksi dan menagkal berita Hoax
  • Memberikan masukan penting kepada pembuat kebijakan yang berkaitan dengan generasi muda dan stabilitas nasional.

Melalui program ini diharapkan dapat menghasilkan;

  • Penulis-penulis muda yang berkualitas dan kompeten
  • 999 agen perdamaian yang militan dari generasi muda
  • Buku –buku, majalah, bulletin, tabloid tentang Pesan Perdamaian

Inisiatior program;

  • Lutfi JW,
  • Tedi Turmudi,

Pelaksana dan Penyelenggara;

  • Jenius Writing Academy,
  • Komunitas Penulis Kreatif,
  • Tim dari PonPes Modern Assa’adah Banten
  • Stiepar Yapari Bandung

Pelaksana dan Penyelenggara lokal;

Pelaksanaan di MTs Irsyaduth Thullab Tedunan, Wedung, Demak didukung oleh;

  • Titu Eka Parlina
  • Eko Hariyadi Ismail Republika (Ade)
  • Dyah Anggraini Suara Merdeka
  • Hasan Hamid Suara Merdeka
  • Dewan guru YPI Irsyaduth Thullab Tedunan

PELATIHAN MENULIS UNTUK PERDAMAIAN BERSAMA LUTHFI JW

PELATIHAN MENULIS UNTUK PERDAMAIAN

Gratis

Sebagian besar generasi muda saat ini lebih sering bergaul dan berguru kepada media sosial. Tiada hari tanpa medsos. Hal ini menyebabkan :

  • Bahasa, tutur kata dan pola komunikasi generasi muda saat ini cenderung pendek, menusuk dan kasar
  • Media Sosial cenderung menjadi ajang perang kata- kata, urat syaraf, dan hoax
  • Kualitas literasi generasi muda rendah
  • Perdamaian dan rasa damai terkikis.

Disebabkan oleh hal-hal di atas maka kami, MTs Irsyaduth Thullab Tedunan, Wedung, Demak bekerjasama Yayasan Penulis Jenius Indonesia dan Komunitas Penulis Kreatif menyelenggarakan Program Literasi Nasional dengan nama “Gerakan Nasional WRITING FOR PEACE (Menulis untuk Perdamaian )” dengan tema “Membangun Generasi Muda yang Intelek, kreatif dan Bermartabat untuk Indonesia Damai”.

Hari, tanggal : Jum’at, 24 Maret 2017
Waktu : Pukul 13.30 — 16.30 WIB
Tempat : MTs Irsyaduth Thullab Tedunan, Wedung, Demak

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dari tour 99 kota di Indonesia dengan target 999 Lembaga Pendidikan termasuk Pondok Pesantren yang dimulai taggal 11 Maret 2017 sampai dengan 11 Mei 2018 dengan target 200 peserta/lembaga pendidikan. Target utama peserta adalam siswa SMP/MTs, SMA/MA/SMK, Pondok Pesantren dan Perguruan Tinggi (usia 12 Tahun s/d 20 Tahun).

Pendaftaran Peserta (Gratis)

WA/SMS 081325958066

Materi Pelatihan;

Materi pelatihan ini meliputi Pelatihan Menulis Kreatif, Konsep dan rasa cinta damai, Penerbitan buku dan media pesan perdamaian dari generasi muda, serta
Pengkaderan Agen perdamaian di 99 kota.

Adapun susunan materi pelatihan untuk membuat generasi muda berani dan bisa menulis adalah:

  • Prinsip – prinsip dasar menulis
  • Menghancurkan hambatan menulis
  • Efek menulis terhadap pikiran
  • Menggali sumber inspirasi dan tulisan
  • Tips praktis memulai dan mengembangkan tulisan
  • Merangkai ide menjadi tulisan yang menarik
  • Diksi analogi dan metafora
  • Jurus jitu mengembangkan dan melezatkan paragraf
  • Sekilas tentang industri Penulisan dan buku
    Pelatihan ini menggunakan metode 30 % teori dan 70 % praktek.

Pelatihan ini bertujuan:

  • Meningkatkan minat generasi muda untuk menulis dan kreatif
  • Meningkatkan kualitas bahasa, tutur kata dan komunikasi, budi pekerti dan literasi generasi muda
  • Mendeteksi dan menagkal berita Hoax
  • Memberikan masukan penting kepada pembuat kebijakan yang berkaitan dengan generasi muda dan stabilitas nasional.

Melalui program ini diharapkan dapat menghasilkan;

  • Penulis-penulis muda yang berkualitas dan kompeten
  • 999 agen perdamaian yang militan dari generasi muda
  • Buku –buku, majalah, bulletin, tabloid tentang Pesan Perdamaian

Inisiatior program;

  • Lutfi JW,
  • Tedi Turmudi,

Pelaksana dan Penyelenggara;

  • Jenius Writing Academy,
  • Komunitas Penulis Kreatif,
  • Tim dari PonPes Modern Assa’adah Banten
  • Stiepar Yapari Bandung

Pelaksana dan Penyelenggara lokal;

Pelaksanaan di MTs Irsyaduth Thullab Tedunan, Wedung, Demak didukung oleh;

  • Titu Eka Parlina
  • Eko Hariyadi Ismail Republika (Ade)
  • Dyah Anggraini Suara Merdeka
  • Hasan Hamid Suara Merdeka
  • Dewan guru YPI Irsyaduth Thullab Tedunan

Belajar Git dan GitHub Bersama Pak Piko Sesi Kedua

Belajar Git dan GitHUb Bersama Pak Piko (sesi ke-2)

Sebuah catatan kuliah murid tingkat pemula

Materi : Bermain Git di awan dan Berkolaborasi

Pemateri : Pak Herpiko Dwi Aguno

Kelas ini merupakan kelas lanjutan. Pada kelas sebelumnya kita sudah membahas siklus git di lokal. Sekarang, kita akan coba bermain git di awan dan berkolaborasi.

Seperti biasa, bentuk kelas ini adalah diskusi bebas. Siapa saja bebas memotong percakapan dan langsung bertanya. Peserta kelas yang memiliki jawaban lebih baik dan jelas bisa langsung diutarakan.

Ada beberapa penyedia layanan kolaborasi git di internet, seperti github, bitbucket, gitlab. Di sini kita akan pakai github. Layanan ini digunakan sebagai remote repository, dimana kita bisa menyimpan berkas-berkas kita, lengkap dengan catatan versi-versinya.

Salah satu contoh remote repositori adalah http://github.com/blankon/wiki. Kata ‘blankon’ mewakili user atau group pemilik repo. Sedangkan kata ‘wiki’ mewakili nama repo. Repo‐repo seperti ini bisa di‐forking, yaitu disalin ke akun kita.

Sebelum lanjut, yang ikut kelas mohon menyiapkan akun github.

Gambaran siklus kolaborasi github seperti ini :

  • Budi membuat proyek wiki di lokal
  • Budi mendorong proyeknya ke github, akhirnya beralamat di github.com/budi/wiki
  • Adi ingin berkontribusi atau kolaborasi ke proyek wiki
  • Adi mengunduh proyek wiki ke lokalnya, lalu melakukan penambahan atau perubahan
  • Adi ingin mendorong perubahannya ke repo milik Budi dengan cara;
    • mendorong terlebih dahulu ke repo sendiri,
    • lalu mengajukan proposal ke repo milik Budi.

Skenario lain :

  • Adi melakukan forking dari repo milik Budi. Sekarang Adi mempunyai repo wiki sendiri yang beralamat di github.com/adi/wiki
  • Adi mengunduh berkas dari reponya sendiri, melakukan perubahan, kemudian mendorong perubahannya kembali ke reponya sendiri
  • dari reponya sendiri, Adi mengajukan proposal perubahan ke repo milik Budi. Saat proposal masuk ke repo milik Budi, Budi bisa memilih untuk menerima maupun menolak proposal tersebut, berdiskusi dan lain sebagainya.

Forking adalah proses menyalin sebuah repositori ke akun milik kita. Outputnya, kita memiliki repositori dan berhak kita kelola sendiri. Pada dasarnya, kita hanya berhak mengotak-atik repositori milik kita sendiri. Pada contoh di atas, hanya Budi yang boleh mengotak ngatik github.com/budi/wiki. Dan hanya Adi yang boleh mengotak-atik github.com/adi/wiki.

Untuk mengikuti kelas ini, kita perlu;

  1. Memasang git di komputer kita
  2. Mengatur Informasi Pengguna
  3. Buat folder atau direktori
  4. Masuk ke folder atau direktori tersebut
  5. Inisiasi
  6. Membuat sebuah berkas / file
  7. Menambahkan berkas ke dalam git
  8. Menambahkan commit
  9. Membuat akun di github.com

Ketujuh langkah di atas dapat dilakukan dengan perintah-perintah berikut ini;

<code data-origin="


sudo apt-get install git git config --global user.name "[nama]" git config --global user.email "[alamat email]" mkdir puisidong cd puisidong git init touch hai.txt git add hai.txt 

" style="display: block;border: 1px solid rgb(204, 204, 204); white-space: pre; padding: 0.5em; margin: 0px;border-top-left-radius: 3px; border-top-right-radius: 3px; border-bottom-right-radius: 3px; border-bottom-left-radius: 3px; word-break: break-all; word-wrap: break-word; border: 1px solid rgb(204, 204, 204); padding: 0px 5px; margin: 0px 2px;font-size: 1em; font-family: Consolas, Inconsolata, Courier, monospace; letter-spacing: -1px; font-weight: bold;">sudo apt-get install git git config --global user.name "[nama]" git config --global user.email "[alamat email]" mkdir puisidong cd puisidong git init touch hai.txt git add hai.txt

Membuat Repository

  1. Buka github.com. Setelah login, di pojok ada simbol plus. Klik New repository. Kita akan membuat repo di akun masing-masing. Gambar 1: New Repository

  2. Isikan nama repo di Repository name

    Isian yang lain silakan disesuaikan. Jika sukses, masing-masing peserta akan punya repository baru yang beralamat di https://github.com/'namamu'/puisidong. Misalnya https://github.com/herpiko/puisidong

    Gambar 2: Repository name

  3. Masuk ke direktori kerja yang telah kita buat untuk praktek atau latihan git.

    git commit -m ‘hai’

Dari halaman puisidong kita dapat melihat dua jenis alamat; HTTPS dan SSH. Kedua alamat tersebut adalah alamat repositoru yang kita buat. Misalnnya: https://github.com/herpiko/puisidong.git. Sementara, kita salin alamat HTTPS‐nya.

Gambar 3: Alamat Repositori

Meremote Repositori ke dalam Direktori Kerja

  1. Kembali ke terminal dan masuk ke direktori kerja. Ketik perintah git remote add origin ‘alamat https yang tadi disalin’ misalnya https://github.com/herpiko/puisidong.git

    git remote add origin https://github.com/’namamu’/puisidong.git

    git remote -v

Perintah git remote add origin [alamat repo] ini berfungsi untuk meletakkan alamat repo git tadi ke direktori kerja git kita. Sedangkan git remote -v berfungsi untuk melihat daftar repositori yang kita kelola.

Menarik Berkas dari Repositori di GitHub

Jalankan perintah;

<code data-origin="


&gt;git fetch origin 

" style="display: block;border: 1px solid rgb(204, 204, 204); white-space: pre; padding: 0.5em; margin: 0px;border-top-left-radius: 3px; border-top-right-radius: 3px; border-bottom-right-radius: 3px; border-bottom-left-radius: 3px; word-break: break-all; word-wrap: break-word; border: 1px solid rgb(204, 204, 204); padding: 0px 5px; margin: 0px 2px;font-size: 1em; font-family: Consolas, Inconsolata, Courier, monospace; letter-spacing: -1px; font-weight: bold;">>git fetch origin

Menggabungkan Berkas dari Repositori di GitHub dan Berkas Git Lokal

Langkah ini dapat dilewati jika Repositori di GitHub masih kosong. Untuk menggabungkan berkas sekaligus mengurutkan kembali urutan commit, dapat kita gunakan perintah;

<code data-origin="


&gt;git rebase -i origin/master 

" style="display: block;border: 1px solid rgb(204, 204, 204); white-space: pre; padding: 0.5em; margin: 0px;border-top-left-radius: 3px; border-top-right-radius: 3px; border-bottom-right-radius: 3px; border-bottom-left-radius: 3px; word-break: break-all; word-wrap: break-word; border: 1px solid rgb(204, 204, 204); padding: 0px 5px; margin: 0px 2px;font-size: 1em; font-family: Consolas, Inconsolata, Courier, monospace; letter-spacing: -1px; font-weight: bold;">>git rebase -i origin/master

Bila muncul teks editor, simpan saja. Setelah selesai, akan ada pesan Successfully rebased ……

Mendorong Berkas Git Lokal ke Repositori di GitHub

<code data-origin="


&gt;git push origin master 

" style="display: block;border: 1px solid rgb(204, 204, 204); white-space: pre; padding: 0.5em; margin: 0px;border-top-left-radius: 3px; border-top-right-radius: 3px; border-bottom-right-radius: 3px; border-bottom-left-radius: 3px; word-break: break-all; word-wrap: break-word; border: 1px solid rgb(204, 204, 204); padding: 0px 5px; margin: 0px 2px;font-size: 1em; font-family: Consolas, Inconsolata, Courier, monospace; letter-spacing: -1px; font-weight: bold;">>git push origin master

Mengunduh Berkas-berkas dari Repository di GitHub ke Git Lokal

Kita dapat menggunakan perintah git clone [alamat repo]. Contoh: git clone https://github.com/herpiko/puisidong.git

<code data-origin="


&gt;git clone [alamat repomu] 

" style="display: block;border: 1px solid rgb(204, 204, 204); white-space: pre; padding: 0.5em; margin: 0px;border-top-left-radius: 3px; border-top-right-radius: 3px; border-bottom-right-radius: 3px; border-bottom-left-radius: 3px; word-break: break-all; word-wrap: break-word; border: 1px solid rgb(204, 204, 204); padding: 0px 5px; margin: 0px 2px;font-size: 1em; font-family: Consolas, Inconsolata, Courier, monospace; letter-spacing: -1px; font-weight: bold;">>git clone [alamat repomu]

Perintah git clone [alamat repo] ini akan memerintah kepada Git untuk mengunduh berkas-berkas dari suatu repositori. Pada latihan kali ini, perintah git clone akan mengunduh berkas-berkas dari https://github.com/’namamu’/puisidong dan menyimpannya pada direktori baru dengan nama puisidong. Direktori ini sudah terinisiasi dengan git, sudah ada daftar commitnya, dan sudah punya alamat repo remote default, yaitu origin.

Setelah proses clone selesai, kita dapat bekerja misalnya mengubah dan atau menambahkan suatu berkas. Setiap kali melakukan perubahan, kita perlu mencatat commit-nya pada git dan mendorongnya ke github.com dengan perintah pull. Cara kerja seperti ini dapat dijadikan sebagai salah satu sistem cadangan/back up berkas.

Latihan Menggunakan Git untuk Mengelola Tulisan

Tags

, ,

Latihan Menggunakan Git untuk Mengelola Tulisan

Baru saja Tim Dokumentasi BlankOn XI Uluwatu mengadakan kelas daring dengan materi pengenalan Git bersama Pak Piko.

Menurut Pak Piko, Git adalah version control. Git bisa diterapkan ke berbagai macam berkas; kode, skripsi, puisi, desain grafis, multimedia dan lain sebagainnya.

Secara konvensional (tanpa version control), kita mungkin menulis skripsi dengan cara; – Pertama menulis Bab 1 dan menyimpannya menjadi Bab_1.odt – Pada waktu berikutnya, misalnya minggu depannya kita menyunting Bab 1 dan menyimpannya menjadi berkas baru, misalnya Bab_1_revisi.odt – Minggu depannya lagi kita mungkin menyunting lagi dan menyimpan lagi menjadi berkas baru lagi, misalnya – Bab_1_revisi_apadah_capek.odt

Sedangkan bila menggunakan version control seperti Git, maka kita cukup mengelola 1 berkas atau seperlunya. Adapun versi-versi dari berkas tersebut diurus oleh Git.

Berikut adalah dokumentasi ketika saya mencoba menggunakan Git untuk mengelola tulisan. Semoga bermanfaat.

1. Memasang Git pada BlankOn

  • Klik menu BlankOn > Perkakas Sistem > Terminal
  • Ketik:

    sudo apt-get install git

  • Masukkan sandi

2. Mengatur Informasi Pengguna

Untuk mengatur informasi pengguna kita dapat menggunakan perintah git config;

git config --global user.name "[nama]"
git config --global user.email "[alamat email]"

Contoh:

  git config --global user.name "zaid"
git config --global user.email "zaid@blankonmail.or.id"

3. Menyiapkan Tempat

  • Membuat folder

Contoh: Kita akan membuat folder dengan nama LatihanGit mkdir LatihanGit

  • Pindah folder cd LatihanGit
  • Inisiasi Git git init

4. Mulai Menulis

  • Menulis Bab 1 touch panduan.md echo “#Bab 1” > panduan.md

Perintah touch dan echo tidak termasuk perintah Git. Perintah touch [nama berkas] digunakan untuk membuat berkas baru sekaligus menentukan namanya. Adapaun perintah echo [“tulisan”] > [ nama berkas] digunakan untuk memasukkan tulisan ke dalam berkas. Perintah di atas akan mengisi berkas panduan.md dengan tulisan #Bab 1.

  • Menambahkan ke git dengan perintah git add . dan git commit -m [‘komentar’]. git add . git commit -m ‘tulis bab 1’

Perintah git add . digunakan untuk menambahkan berkas yang ada ke dalam catatan indeks Git, sedangkan perintah git commit -m [‘pesan atau catatan’] digunakan untuk menyimpan dan mencatat versi terbaru dari suatu berkas.

  • Melihat isi dengan perintah cat cat panduan.md

Perintah cat tidak termasuk perintah Git. Perintah cat [nama berkas] digunakan untuk melihat isi dari suatu berkas secara langsung di terminal (tanpa membuka berkas tersebut.

  • Menulis Bab selanjutnya dengan cara yang sama (Menulis/menambahkan suatu bab baru dengan perintah echo >>, menambahkan ke dalam catatan indeks Git dengan perintah add ., dan menyimpan perubahan ke dalam Git dengan perintah commit. Contoh; echo “#Bab 2” >> panduan.md git add . git commit -m ‘tulis bab 2’ cat panduan.md echo “#Bab 3” >> panduan.md git add . git commit -m ‘tulis bab 3’ cat panduan.md

Catatan: perintah echo > (dengan satu >) digunakan untuk mengisi suatu berkas dengan tulisan baru, sedangkan perintah echo >> (dengan dua >) digunakan untuk menambahkan tulisan tanpa menghilangkan tulisan yang sudah ada.

Dengan serangkaian perintah di atas, sekarang kita mempunyai berkas dengan nama panduan.md yang tersimpan di dalam folder LatihanGit.

5. Melihat log Git dengan perintah git log

git log

Dengan perintah git log kita dapat melihat catatan tentang commit-commit yang telah kita simpan. Berikut contoh dari hasil git log;

commit 406b65c6031f820cb4788e1f54ad0830af673d0e
Author: Zaid 
Date:   Tue Mar 7 00:16:41 2017 +0700

tulis bab 3

commit 7404547cc0a5b7ff9bfb51622dd0e9abc14f7b74
Author: Zaid <dampu@gmail.com
Date:   Tue Mar 7 00:16:41 2017 +0700

tulis bab 2

commit a28924476c3855d5cf24e30ae123a75cb1c089f
Author: Zaid <zaid@blankonmail.or.id
Date:   Tue Mar 7 00:16:41 2017 +0700

tulis bab 1

6. Mengelola Tulisan dengan Git

  • Kembali ke versi awal dengan perintah git checkout [hashcommit]

    Misalnya kita ingin kembali ke tulisan versi kedua yang berisi Bab 1 dan Bab 2 saja, kita tidak perlu menghapus Bab 3. Dengan perintah git checkout 7404 kita dapat kembali ke tulisan versi kedua yang baru berisi Bab 1 dan Bab 2 tanpa menghapus Bab 3 dan tanpa membuat berkas baru.

7404 merupakan 4 karakter pertama dari commit hash yaitu commit tulis bab 2.

Bila kita memeriksa isi berkas panduan.md maka kita akan melihat bahwa isi dari berkas tersebut hanya Bab 1 dan Bab 2

  • Menggabungkan Bab 1 dan Bab 3 (Meninggalkan Bab 2) …bersambung lain waktu

Xenyx 302 USB Mixer di BlankOn Tambora

BlankOn Linux TAMBORA dan Mixer

ahmad haris

Xenyx 302 USB Xenyx 302 USB

Beberapa hari yang lalu dapat pinjeman perangkat tersebut di atas. Yang minjemin juga ngasih gitar yang keren banget. Gitar nanti akan saya posting di artikel berikutnya.

Mixer mini ini juga nanti rencananya buat mencoba layanan musik Gritjam.com. Mixer ini memiliki antar muka USB, saat mencoba kemarin, pakai macOS dan langsung terdeteksi. Langsung terpikir bahwa ini akan otomatis terdeteksi juga di BlankOn. Dan ternyata benar.

View original post 15 more words